You are here:Home » Jk vs SBY » Serang Pidato JK, SBY Bela Ical?

Serang Pidato JK, SBY Bela Ical?

INILAH.COM, Jakarta - Pidato pembukaan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla di Munas, mendapat tanggapan dari Presiden SBY. Reaksi cepat tersebut disinyalir sebagai bentuk dukungan SBY ke calon ketum Aburizal Bakrie alias Ical.
"Pernyataan SBY ini juga dapat berimplikasi untuk mendukung salah 1 kandidat yang nyata-nyata pro pemerintah," sebut Direktur Eksekutif LIMA Ray Rangkuti kepada INILAH.COM di Jakarta, Rabu (6/10).
Ia mengatakan, pernyataan SBY tersebut yang dilakukan dalam konferensi persnya di Istana Negara pada Selasa 6 Oktober kemarin, juga dianggap sebagai bentuk intervensi yang lembut.

Dalam laporan pertanggungjawabannya di Pekanbaru Riau pada 5 Oktober lalu, JK menyatakan parpol hanya memiliki dua pilihan. Yaitu memegang kekuasaan atau mengontrol kekuasaan. Dan tidak ada pilihan ketiga.
Kekuasaan merupakan hal yang baik. Namun, JK mengingatkan, apabila tidak bisa berkuasa maka Golkar harus bisa mengontrol kekuasaan.
Menurutnya, Golkar harus melakukan check and balances. Sehingga, walaupun Golkar selama ini terbiasa memegang kekuasaan, namun tetap harus dicoba dibiasakan. Akan lebih tidak biasa lagi jika kita meminta-minta kekuasaan.
Menanggapi hal tersebut, SBY mengungkapkan, tidak perlu antara komponen bangsa kita berpendapat saling mengemis dan saling meminta-minta. Ia mnegatakan, jika yang dilakukan demi kebaikan negara, rakyat, maka tak perlu mengatakan saling meminta dan saling mengemis.
SBY juga mengingatkan, jika pun pada akhirnya Munas Partai Golkar memutuskan beroposisi kepada pemerintah, maka hal tersebut harus dilakukan setelah 20 Oktober 2009. Karena pemerintahan SBY-JK baru berakhir pada tanggal tersebut. [jib]

0 komentar:

Posting Komentar